Headlines News :
Latest Post

Misteri Virus Mematikan Ebola

Written By Jhoni Magazine on 17 Oktober 2014 | 09.50

Infeksi karena virus Ebola biasanya akan berakhir dengan kematian. Tidak ada obat atau vaksinasi yang bisa melawannya. Satu hal yang postif: penyakit ini tidak mudah tertularkan. 90 persen kasus penyakit yang diakibatkan virus Ebola berakhir dengan kematian. Hingga kini para pakar kesehatan belum berhasil menemukan obat atau vaksinasi yang ampuh. Penyakit ini khususnya ditemukan di desa-desa terpencil di kawasan Afrika Tengah dan Barat, terutama di Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo, Sudan, Gabun, Pantai Gading, Uganda, dan kini di Guinea. Sekitar 60 orang sudah meninggal disana sejak pertengahan Februari tahun ini karena terinfeksi virus tersebut. 

Penyebaran virus Ebola
Virus Ebola ditularkan dari manusia ke manusia melalui cairan tubuh. Tidak melalui udara. Jadi harus ada kontuk tubuh langsung. Misalnya, mereka yang merawat pasien yang terkena virus Ebola beresiko tertular. Di rumah sakit, virus ini juga bisa tersebar dengan cepat. Selain itu, penularan juga bisa terjadi jika pelayat menyentuh jenazah sosok yang meninggal karena Ebola. Binatang juga bisa menjadi pembawa virus. Virus ini mampu memperbanyak diri di hampir semua sel inang. Khususnya kelelawar mampu menularkan virus tersebut. Manusia yang menyentuh hewan sakit atau mati, akan tertular penyakit yang sama.
Virus Ebola berasal dari hutan tropis di Afrika Tengah dan Asia Tenggara. Mereka termasuk famili Filovirus. Artinya, di bawah mikroskop elektron terlihat sebagai benang panjang yang tipis. Ada beberapa jenis virus Ebola. Tidak semua bisa menjangkiti manusia.
  • Gejala penyakit Antara dua dan 21 hari usai terinfeksi, penderita mulai merasa lemah. Mereka mengalami demam, sakit kepala dan nyeri otot. Lalu mereka kehilangan nafsu makan, keram perut, diare, muntah dan mengalami gangguan koagulasi. Setelah itu virus menyerang kanal usus lambung, limpa kecil dan paru-paru. Ini semua bisa menyebabkan kematian pasien yang terinfeksi.
  • Tidak ada terapi Belum ada vaksinasi untuk mencegah Ebola. Begitu virus berada di dalam tubuh, pasien tidak bisa disembuhkan dengan obat. Tidak ada terapi bagi virus Ebola. Satu-satunya cara tidak tertular adalah dengan mengikuti peraturan higienis di rumah sakit. Seperti mengenakan sarung tangan dan karantina.
Virus Ebola pertama kali ditemukan tahun 1976 di Republik Demokratik Kongo. Sejak itu, menurut WHO, terjadi 15 epidemi di negara-negara Afrika. Lebih dari 1300 orang meninggal karena virus tersebut. Saat ini epidemi terjadi di Guinea, sebelumnya tahun 2012 di Uganda dan Republik Demokratik Kongo.
Ancaman Virus Mematikan "Ebola"
Petugas kesehatan PBB khawatir bahwa penyakit dengan angka fatalitas 90 persen ini bisa menyebar ke Sierra Leone, setelah mulai muncul kasus pada beberapa warga dengan gejala mirip, termasuk diare, muntah, dan pendarahan.
Setidaknya lima orang yang tewas di Guinea adalah petugas medis, termasuk pimpinan rumah sakit regional di Macenta, pusat tersebarnya wabah, sekitar 800 km dari ibukota Guinea, Conakry.
"Kita harus meningkatkan proteksi bagi mereka yang merawat pasien dengan menyediakan peralatan khusus bagi petugas rumah sakit," ujar juru bicara pemerintah Damantang Albert Camara. Organisasi Dokter Lintas Batas (MSF) telah mendatangkan obat-obatan serta alat proteksi dan isolasi bagi pekerja medis di Guinea.

Isolasi dan larangan
Petugas kesehatan yang bekerja di kawasan yang terkena wabah mengatakan, pasien yang diduga terkena Ebola diisolasi dan dimonitor di luar rumah sakit supaya tidak menulari pasien-pasien lain.
Sakoba Keith, ketua departemen penyakit preventif di kementrian kesehatan Guinea menambahkan, warga dilarang untuk datang ke pemakaman, jika orang yang meninggal menunjukkan gejala yang mirip dengan Ebola.
Menurut badan kesehatan PBB (WHO), Ebola bisa ditularkan ke populasi manusia melalui kontak dengan binatang yang terinfeksi, seperti simpanse, gorila, codot, monyet, antelop hutan dan landak.
Guinea kaya akan mineral tapi tetap menjadi negara yang paling tidak berkembang di dunia. Negara ini terus didera masalah korupsi dan ketidakstabilan politik selama berpuluh-puluh tahun. Sistem kesehatannya juga tidak bisa dibilang optimal.

Bagaimana Ebola Menjangkiti Manusia

Pembawa Virus Codot dan kalong termasuk jenis kelelawar besar. Di Afrika, sebagian besar jenis hewan ini membawa virus di dalam tubuhnya, termasuk di antaranya virus Ebola. Tidak seperti manusia, kelelawar kebal terhadap virus-virus tersebut. Karena sering dijadikan bahan makanan, virus yang terdapat pada daging kelelawar dapat dengan mudah menjangkiti manusia. 
Ancaman Tersembunyi Laporan ilmuwan yang dipublikasikan di jurnal PLOS Neglected Tropical Diseases menyebutkan, sebagian kelelawar di kawasan sejak lama membawa virus Ebola dan seringkali bersentuhan dengan manusia. Hal lain adalah kelelawar yang telah terjangkit virus bermigrasi ke Afrika Tengah.   
Hewan Lain Menjadi Inang Hewan yang menampung virus Ebola dari kelelawar juga menyimpan ancaman. Ketika kelelawar membuang kotoran berbentuk buah yang tidak dicerna secara utuh, hewan lain seperti Antilop atau tikus bisa memakan sisa makanan tersebut. Melalui cara itu virus Ebola menyebar dan mengepung manusia.
Akar Masalah Satwa liar di Afrika sering diburu untuk dimakan. Dikenal dengan nama "Bushmeat," daging hewan liar ini diolah dan dijual di pasar-pasar tradisional. Namun justru kebanyakan hewan-hewan tersebut membawa berbagai macam virus.  
Ancaman Infeksi Cara mengolah daging dianggap sebagai salah satu sumber masalah. Manusia bisa terjangkit virus hanya dengan bersentuhan dengan darah atau lapisan kulit dalam hewan. Bahkan di Eropa pun manusia dilarang menyentuh kelelawar tanpa sarung tangan, kendati jenis virus yang dibawa jenis kelelawar di benua biru ini kebanyakan tidak berbahaya.
sumber:dw.de

Timnas U19 vs Uzbekistan 1-3, Tumbang di Laga Perdana

Written By Jhoni Magazine on 10 Oktober 2014 | 19.32

Hasil Timnas Indonesia U19 vs Uzbekistanberakhir dengan skor 1-3. Meskipun Paolo Sitanggang menciptakan gol spektakuler, hasil Piala Asia U19 2014 tetap tidak berpihak pada Garuda Jaya. Hasil AFC Cup u19 2014 ini mengancam posisi pasukan Indra Sjafri untuk lolos dari Grup B.
Di luar ekspektasi, hasil skor timnas U19 vs Uzbekistan melahirkan luka yang dalam. Laga perdana babak penyisihan grup AFC U19 Championship tak bisa dilewati oleh Garuda Jaya dengan mulus. Bahkan mereka harus tertinggal dua gol dalam tempo 22 menit. Penjaga gawang Rully Desrian sudah harusmemungut bola dari gawangnya di menit 19.
Berawal dari serangan dari sisi kiri, tercipta bola liar yang tak bisa diamankan lini belakang Timnas U19. Khamdamov Dostonbek datang untuk menendang mimpi Garuda Jaya jauh-jauh. Ini belum seberapa karena tiga menit kemudian, gawang timnas U19 kembali terkoyak.
Pelanggaran yang dilakukan Muhammad Fatchu Rochman di kotak terlarang berbuah tendangan penalti. Eksekusi yang dilakukan oleh Urinboev Zabikhillo berjalan mulus. Terbobol dua kali dalam waktu singkat, armada  Indra Sjafri oleh. Mereka tidak bisa mengincar satu gol pun ke gawang sang lawan hingga turun minum.
Asa kembali muncul ketika Paulo Sitanggang datang di menit 55. Sang gelandang energik menciptakan gol berkelas dengan tendangan kencang dari luar kotak penalti. Khamraev Dilshod yang terlalu maju harus menerima hukuman. Skor menipis, tapi alur serangan timnas U19 tak terlalu tajam.
Justru di menit 85 Uzbekistan mengakhiri laga. Shukurov Otabek memanfaatkan organisasi pertahanan  yang digalang Hansamu Yama yang terlalu longgar. Kekalahan telak 1-3 di laga perdana bukan hal apik untuk Garuda Jaya. Lawan berikutnya, Australia, bisa membunuh mimpi ke Piala Dunia U20.
Gol: Paulo Sitanggang ’59/ Khamdamov Dostonbek ’19, Urinboev Zabikhillov ’22 pen., Shukurov Otabek ’85
Indonesia U19: Rully Desrian, I Putu Gede, Sahrul Kurniawan, Hansamu Yama, Fatchu Rochman, Evan Dimas, Hargianto, Zulfiandi (Paolo Sitanggang 55′), Maldini Pali (Septian David 47′), Dinan Yahdian Javier, Ilham Udin Armaiyn.
Uzbekistan U19: Khamraev Dilshod, Tursunov Dostonbek, Absdusalimov Firdavs, Sokhibov Jovokhir, Davlatov Borbir, Giyosov Kurshid, Hamrobekov Odiljon, Shomurodov Eldor, Shurukov Otabek, Khamdamov Dostonbek, Urinboev Zabikhillo.
Sumber: sidominews

Taukah Kamu Berapa Berat Kulit Manusia

Written By Jhoni Magazine on 04 Oktober 2014 | 00.54

Otak atau paru-paru merupakan organ yang banyak menjadi pusat perhatian. Namun bagaimana dengan kulit, tahukah Anda berapa beratnya?

Kulit terdiri dari tiga lapisan. Yakni epidermis, dermis dan jaringan subkutan. Ketebalan kulit pun sangat bervariasi di seluruh tubuh. Misalnya, kulit halus sekitar mata hanya setebal beberapa lembar kertas dan lutut di kaki hanya setebal penghapus pensil.

Kulit memiki karakteristik berbeda di banyak daerah, tapi kulit merupakan satu organ dan tak semua kulit ‘berdaging’. Sebagai organ, kulit membungkus tubuh manusia, termasuk kuku dan rambut. Secara total, sekitar 16% total berat badan adalah kulit.

Kebanyakan kulit orang dewasa seberat 10 kg atau lebih. Tentunya berat kulit bervariasi tergantung pemiliknya, semakin kurus seseorang, semakin ringan berat kulit. Jika rata-rata kulit dewasa dibentangkan, kulit mampu mencakup dua meter persegi.

Setelah kulit, organ tubuh manusia terberat adalah usus (3,75 kg), paru-paru (2,5 kg), hati (1,6 kg), otak (1,5 kg) dan jantung (0,3 kg)I
sumber: BeritaUnik

Asal Muasal Bakso


Fuzhou, ada seorang pria bernama Meng Bo, tinggal di sebuah desa kecil. Dia berkepribadian baik dan berbakti kepada orang tuanya. Bakti Meng Bo pada ibunya sangat diketahui oleh para tetangga. Suatu hari, ibunya yang sudah mulai tua sudah tidak dapat makan daging lagi, karena giginya sudah mulai tidak bisa makan sesuatu yang agak keras. Ini sedikit mengecewakan karena dia suka sekali makan daging.

Meng Bo ingin membantu ibunya agar bisa mengonsumsi daging lezat lagi. Sepanjang malam duduk, memikirkan bagaimana mengolah daging yang bisa dimakan oleh ibunya. Hingga suatu hari, ia melihat tetangganya menumbuk beras ketan untuk dijadikan kue mochi. Melihat hal itu, timbul idenya. Meng Bo langsung pergi ke dapur dan mengolah daging dengan cara yang digunakan tetangganya dalam membuat kue mochi. Setelah daging empuk, Meng Bo membentuknya menjadi bulatan-bulatan kecil sehingga ibunya dapat memakannya dengan mudah. Kemudian ia merebus adonan itu, tercium aroma daging yang lezat.

Meng Bo menyajikan bakso itu kepada ibunya. Sang ibu merasa gembira karena tidak hanya baksonya yang lezat, tapi juga mudah untuk dimakan. Meng Bo sangat senang melihat ibunya dapat makan daging lagi.

Kisah berbaktinya Meng Bo pada ibunya beserta resep baksonya, cepat menyebar ke seluruh kota Fuzhou. Penduduk berdatangan untuk belajar membuat bakso lezat pada Meng Bo.
Sumber: The Epoch Time Edisi 175

Alasan Cincin Pernikahan ditaruh di Jari Manis?

Kenapa Cincin pernikahan selalu ada di jari manis, kok bukan di jari lain…saya sebetulnya juga bingung tapi setelah baca suatu artikel, menarik juga untuk diperhatikan. Coba deh ikuti langkah berikut ini, kalian pasti takjub karena Tuhan benar-benar membuat keajaiban (ini berasal dari kutipan Cina):

  1. Pertama, tunjukkan telapak tangan anda, jari tengah ditekuk ke dalam (lihat gambar).
  2. Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya.
  3. Permainan dimulai, 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan.
  4. Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari mewakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.
  5. Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereka memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.
  6. Sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak-anak. Cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita.
  7. Selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain.
sumber: BeritaUnik

20 Fakta Unik Tubuh Manusia


  1. Setiap satu jam miliar sel di dalam tubuh harus diganti.
  2. Mata manusia bisa membedakan 500 warna abu-abu.
  3. Tulang paha manusia lebih kuat dari beton.
  4. Hati manusia mampu menciptakan tekanan yang cukup untuk menyemprotkan darah sejauh 30 kaki (9 m).
  5. Mata kita selalu berukuran sama sejak lahir, tapi hidung dan telinga kita tidak pernah berhenti tumbuh.
  6. Batuk rata-rata yang keluar dari mulut kita berkecepatan 60 mil (96,5 km) per jam.
  7. Janggut adalah bulu yang tumbuhnya paling cepat pada manusia. Jika pria rata-rata tidak pernah memangkas janggutnya, maka hal ini akan membuatnya tumbuh hingga hampir 30 kaki dalam hidup.
  8. Mata bayi tidak menghasilkan air mata sampai si bayi berumur sekitar enam atau delapan minggu.
  9. Setiap orang memiliki bentuk lidah yang berbeda.
  10. Bersin dapat melampaui kecepatan 100 m/jam.
  11. Sel-sel mati dalam tubuh kita akhirnya dibawa ke ginjal untuk eksresi.
  12. Senyum adalah ekspresi wajah yang paling sering digunakan. Senyum dapat dilakukan di mana saja dari 5 hingga 53 pasang otot wajah.
  13. Satu dari 20 orang memiliki tulang rusuk lebih.
  14. Orang-orang dengan kulit gelap tidak akan mengkerut secepat orang dengan kulit terang.
  15. Darah manusia melalui perjalanan 60.000 (96.540 km) per hari pada perjalanan melalui tubuh.
  16. 85% dari populasi dapat menekuk lidah mereka ke dalam sebuah tabung.
  17. Dibutuhkan tujuh detik untuk makanan pergi dari mulut ke lambung melalui kerongkongan.
  18. Hati wanita berdetak lebih cepat daripada laki-laki.
  19. Dalam satu hari, jantung kita berdenyut 100.000 kali.
  20. Rambut terbuat dari bahan yang sama seperti kuku.
Sumber: BeritaUnik

Kenapa Kaki dan Ketiak Gampang Geli

Written By Jhoni Magazine on 03 Oktober 2014 | 23.54

 Ketiak dan telapak kaki hampir sebagian besar orang menjadi bagian tubuh yang paling tidak tahan geli. Kenapa dua bagian ini paling sensitif dan tidak tahan jika digelitik atau disentuh?

Beberapa orang mungkin memiliki bagian sensitif yang berbeda, karena pada titik tersebut menghasilkan refleks geli dengan derajat yang bervariasi atau bahkan tidak sama sekali. Seseorang mungkin memiliki daerah sensitif dimana orang lain tidak merasakan apapun.

Telapak kaki dan ketiak merupakan dua daerah dalam tubuh yang paling sensitif bagi kebanyakan orang. Hal ini karena pada telapak kaki memiliki konsentrasi Meissner’s corpuscles yang lebih tinggi. Ujung dari saraf ini akan membuat telapak kaki memiliki kadar geli yang lebih tinggi daripada bagian tubuh lainnya, seperti dikutip dari health.

Biasanya tempat yang paling geli adalah tempat yang sangat rentan terhadap serangan, setidaknya di sekitar bagian atas tubuh. Pada bagian ketiak mengandung pembuluh darah dan arteri, serta memungkinkan akses leluasa ke jantung karena tulang rusuk sangkar tidak lagi memberikan perlindungan kepada rongga dada di sekitar ketiak.

Hal yang sama juga berlaku pada bagian tubuh yang geli lainnya seperti leher. Karena tidak ada perlindungan dari tulang, maka secara otomatis seseorang akan bereaksi ketika daerah tersebut disentuh oleh orang lain. Sebagai tambahan, saraf reseptor yang dekat dengan permukaan kulit akan membuat sensitifitasnya makin tinggi.

Selain itu, leher juga mengandung bagian-bagian penting. Seperti karotid yang akan memasok darah ke otak serta batang leher yang membawa udara ke paru-paru juga terletak dibagian depan leher.

Peneliti juga menunjukkan bahwa cerebellum (otak kecil), yang merespons sentuhan akan menunjukkan aktivitas yang lebih saat diberi sentuhan yang mendadak dibandingkan dengan sesuatu yang telah diantisipasi. Jika otak sudah bisa mengenali sentuhan yang akan datang, hal ini akan membuat saraf respons tidak terlalu intens. Makanya seseorang tidak akan pernah berhasil menggelitik diri sendiri.

Seseorang yang tertawa saat digelitik dipengaruhi oleh faktor sosial, karena orang akan tertawa jika yang melakukan sentuhan tersebut adalah seseorang yang dekat atau sudah merasa nyaman satu sama lain seperti orang tua, sahabat, atau teman. Namun, jika yang melakukannya adalah orang lain, responsnya bukan tertawa tapi bisa saja menjadi marah
Sumber: BeritaUnik
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Jhoni Magazine™ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger